Ingat Ya....Begituan Sebelum Nikah Bukan Buktikan Cinta!
Melakukan hubungan suami-istri sebelum menikah itu sudah menjadi fenomena. Longgarnya pengawasan orang tua, kontrol diri, pergeseran pemikiran, hingga menjamurnya tempat hiburan yang menawarkan “kesempatan” jadi penyebab makin maraknya fenomena ini.
Apakah anda dan pasangan jugaingin melakukan hubungan seksual sebelum pernikahan? Merasa sudah siap dan rela memberikan tubuh dan jiwamu seutuhnya padanya? Berpikir bahwa dengan melakukan hubungan seksual bisa membutuhkan cinta kalian sepenuhnya?
Mending jangan dulu deh. Pasti bakalan nyesel. Atau, ada baiknya, kamu baca artikel ini.
1. Seks Bukan Satu-Satunya Bukti Cinta
Melakukan hubungan layaknya suami istri bukan bukti cinta. Cinta juga tidak selamanya harus ditunjukkan lewat rengkuhan dalam kamar. Harus diakui, hubungan seksual memang tidak bisa dipisahkan dari proses mencintai antara sesama manusia. Tapi ia bukan komponen mutlak yang harus ada dalam setiap hubungan cinta.
2. Pernah Tidur Bareng itu Nggak Keren
Trend ngobrol soal aktivitas seksual dengan pacar bukan lagi hal asing dalam pergaulan sehari-hari. Entah didasari apa, banyak anak muda yang “berlomba” untuk memamerkan pengalaman seksualnya dengan pasangan. Biar dianggap tidak ketinggalan dan banyak pengalaman, mungkin.
Saat ini kamu dan teman-teman seumuran bisa merasa lebih “keren” jika sudah pernah merasakan pengalaman berhubungan seksual. Saking inginnya diakui, demi bisa mendapat cap “keren” dan “dewasa” tidak jarang kalian bahkan saling mengarang cerita. Membesarkan pengalaman yang belum tentu nyata.
Tapi ketahuilah, kelak saat kamu sudah dewasa dan secara rutin melakoni aktivitas seksual dengan pasangan yang legal — berbagai cerita yang kamu bagi selama muda itu tidak akan lagi relevan. Kamu akan tahu bahwa hubungan seksual tidak perlu diumbar ke khalayak ramai. Hanya kamu dan pasanganlah yang berhak tahu detil dari kehidupan kalian yang paling intim kalian.
3. Kuatkan Iman, JanganMau Dirayu
Gak bisa menolak rayuan pacar sehingga mau diajak begituan? Itu bukan alasan. Ingatlah bahwa kamu selalu punya daya untuk menolak ajakan pacar yang ingin membawamu ke ranjang. Kenapa?
Karena yang akan dia jamah itu tubuhmu. Kamulah yang seharusnya punya kendali atas apa yang akan terjadi padanya. Saat kamu memutuskan untuk menolak dan berani berkata “Tidak”, saat itu pulalah otoritasmu pada tubuh yang kamu miliki mencapai titik absolutnya.
4. Kamu Tidak Berhutang Apapun Pada Pacar yang Kamu Cintai Itu
Rasa tidak enak pada pasangan yang telah mendampingi dan banyak membantu bisa jadi alasan seseorang menyetujui ajakan untuk diajak begituan.
Kasih sayang yang diterima selama ini sering diibaratkan sebagai hutang budi yang harus dibayar, sedang melakukan itu adalah cicilan yang bisa jadi pelunasnya. Coba deh pikirkan lagi, apakah benar kamu dan pasangan memang sedang saling “berhutang”?
Bukankah hubungan cinta sepatutnya dijalin atas kesepakatan bersama? Saat ia memberikan kasih sayangnya padamu, ia juga akan menerima kasih sayang yang minimal sama besarnya darimu. Walau kamu cuek dan tidak ekspresif sekalipun, kehadiranmu tetap akan mengisi lubang kosong di hatinya.
Jangan pernah merasa berhutang pada pasangan sehingga seolah kamu harus membayarnya dengan itu.
5. Kalau Dia Serius, Pasti Pacarmu Harusnya Gak Keberatan Kalau Kamu Menolak
Seorang pasangan yang sungguh peduli tidak akan memaksamu melakukan sesuatu yang berlawanan dengan kehendak hati paling jujur. Dia tidak akan memaksakan keinginan pribadinya padamu tanpa mempertimbangkan apa yang sebenarnya kamu rasakan. Bukan sayang namanya kalau yang dia kejar cuma tubuhmu dan kenikmatan pribadinya semata.
Ketika kamu merasa dia sudah bertindak “terlalu jauh” dan memintanya untuk berhenti, seorang pacar yang sungguh-sungguh menyayangimu akan menghargai keputusanmu dan segera menghentikan tindakannya. Jika dia terus merengek agar kamu mau membuka baju dan melakukannya justru kamu perlu curiga: “Apakah benar dia cinta? Atau hanya nafsu saja?”
Ingat ya, melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pacar bukanlah satu-satunya bukti cinta yang bisa kamu tunjukkan padanya. Masih ada cara-cara lain yang bisa kamu lakoni demi membuktikan rasa cintamu.

Tidak ada komentar: