Biar Kelihatan Semok, PSK Belia Dipaksa Minum Obat Penggemuk Sapi di Bangladesh
Bangladesh
merupakan salah satu dari sedikit negara bermayoritas Islam yang melegalkan
prostitusi. Celakanyam legalisasi tersebut tidak diikuti dengan peraturan atau
pengelolaan yang baik. Salah satunya lokalisasi Kandapara di daerah Tangail. Di
sini lebih dari 900 remaja belum cukup umur bekerja jadi tempat pelampiasan
nafsu bagi pria hidung belang.
Fakta yang
lebih mencengangkan adalah ketika mayoritas dari PSK remaja di Bangladesh
dipaksa oleh mucikarinya meminum ‘obat kesehatan’ yang diklaim dapat
meningkatkan nafsu makan dan menjaga kesehatan.
Akibat
obat ini, umur gadis-gadis belasan tahun ini ‘tersamarkan’ karena badannya jadi
semok. Banyak dari gadis lugu yang awalnya percaya akhirnya mengetahui bahwa
obat yang selama ini mereka minum adalah steroid yang biasanya diberikan
peternak untuk menggemukkan hewan.
Mayoritas pekerja seks di
Kandapara merupakan remaja yang berumur belasan tahun. Mereka biasanya berasal
dari keluarga miskin atau jadi korban perdagangan manusia
Rata-rata
cewek-cewek disini berumur belasan tahun ke atas. Biasanya para cewek di sini
berasal dari keluarga miskin dan biasanya korban perdagangan manusia.
Remaja-remaja PSK sebelumnya dijual oleh keluarga mereka kepada mucikari atau
germo di Kandapara.
Harga
seoarang remaja biasanya sekitar 20.000 Taka atau 2,2 juta Rupiah. Disini
mereka diekploitasi oleh mucikari yang memilki meraka, layaknya seorang budak
para PSK di sini harus membayar utang biaya hidup ke mucikari dan tidak
diijinkan pergi meninggalkan Kadapara atau menyimpan uang sepeser pun untuk
diri mereka sendiri.
Agar tetap laku dan makin
laris, PSK disini dipaksa meminum obat Oradexon penggemuk sapi. Dengan postur
tambun, pelacur di Kandapara mampu menarik banyak pelanggan.
Secara
resmi PSK di sini harus berusia 18 tahun ke atas, tetapi pada kenyataannya
banyak dari mereka masih di bawah umur. Paling miris cewek-cewek disini telah
terjebak di bordil ini ketika masih berusia 10-16 tahun. Untuk tetap menarik
pelanggan yang datang mereka dipaksa meminum pil steroid Oradexon.
Jenis obat
ini biasanya digunakan untuk peradangan dan alergi pada manusia serta oleh
petani digunakan untuk menggemukkan ternak sapi. Namun bagi PSK disini dengan
meminum obat itu, mereka merasa nafsu makan jadi bertambah dan berat dengan
cepat serta wajah terlihat lebih tua dan lebih sehat. Biasanya mereka
mengkonsumsi sebanyak 10 sampai 15 butir perhari. Justru dengan postur tambun,
pelacur di Kandapara mampu menarik banyak pelanggan. Setiap steroid Oradexon
berisi 10 pil dapat dengan mudah dibeli tanpa resep di warung-warung rokok di
Kandapara dengan harga 15 Taka atau sekitar Rp1.600 setiap stripnya.

Tidak ada komentar: